Senin, 28 November 2011

Catatan Sayap Putih Skizofreinia

(6)

Malam kini begitu lengang
Tak seperti malam kemarin
Jerit sumbang mesin-mesin seakan tengah tertidur pulas
Hilang deru memekakan telinga

Pun dengan sayup suara mu cah ayu
Begitu senyap, lepas di perbatasan kota
Sebuah ruangan tempat kita bermain pandang
Kini beribu jengkal tak mampu lagi ku tatap

Namun tidak dengan bintang malam ini
Wajahmu seakan hadir disela-selanya
Dan kulihat tersenyum manis
Tepat di singgasana sang rembulan

Sebentar lagi langit kan berubah warna
Merah merona mengganti pesona
Namun tidak dengan senyummu
Nan rekat menghias tepian hati

Cangkringan, 02 Agustus 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar